Pupuk dasar: 300 kg SP-36/ha 60 kg KCl/ha dan 500 kg NPK mutiara (16:16:16) disebar serta diaduk rata dengan tanah, 7 H sebelum T. Pupuk susulan berupa 180 kg Urea/ha, atau 400 kg ZA/ha dilakukan pada umur 10-15 HST dan pada umur 30-35 HST adalah 180 kg Urea/ha. produksi bawang merah. Berdasarkan uraian diatas maka perlu dilakukan penelitian untuk meningkatkan ketersediaan unsur hara/bahan organik tanah dengan pemberian pupuk kandang ayam pada jenis mulsa tertentu sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi bawang merah. BAHAN DAN METODE Penelitian ini dilaksanakan di lahan bawang merah mencapai 66.420 ton. Dari data tersebut, produksi bawang merah Sumatera Utara masih jauh di bawah kebutuhan. Untuk memenuhi kebutuhan bawang merah, maka dilakukanlah impor dari luar negeri. Rendahnya produksi tersebut salah satunya dikarenakan belum optimalnya sistem kultur teknis dalam budidayanya (BPS, 2010). Pupuk organik Penambahan pupuk KCl . Pertumbuhan dan produksi bawang merah dengan pemberian berbagai pupuk organik. Jurnal Online Agroteknologi, 2 (2): 482-496. Teknologi dan Penggunaan Pupuk. Jan 1997; Pupuk KCl atau biasa dikenal dengan MOP (Muriate of Potash) dikelompokkan menjadi dua jenis, yakni KCl 80 dan KCl 90. Perbedaannya terletak pada persentase kandungan kalium di dalamnya. Berikut pembahasan lengkapnya. 1. KCl 80. Pupuk KCl 80 memiliki kandungan kalium (K2O) sejumlah 52 – 53% dan berwarna merah muda. Lilit umbi Tabel 2 menunjukkan bahwa pemberian pupuk hayati ultra gen dosis 50 -1 l.ha dengan pemberian N, P dan K dosis -1 (200 + 90 + 75 kg.ha ) meningkatkan lilit umbi bawang merah secara nyata, berbeda nyata dengan perlakuan tanpa pemberian pupuk hayati dan pemberian pupuk hayati -1 ultra gen dosis 150 l.ha dengan tanpa pemberian pupuk Penggunaan merah Tinombo dan Sumenep berwarna hijau pupuk kandang juga dapat mengurangi tua.Dilihat dari morfologi umbi, bawang merah pencemaran lingkungan karena bahan-bahan varietas Lembah Palu memiliki bentuk umbi organik tersebut tidak dibuang sembarangan yang silindris seperti pipa, bulat agak memanjang dapat mengotori lingkungan terutama Bahan 1) Bibit 2) Pupuk Kandang 3) KCL 4) Urea 5) NPK 6) SP – 36 7) ZPT 8) Herbisida 9) Insektisida 10) fungisida B. Ketersediaan Bahan dan Kapasitas Produksi Bahan baku utama berupa bibit bawang merah yang dapat diperoleh di took pertanian terdekat. Pupuk yang digunakan dalam pemupukan dasar bawang merah ini adalah pupuk NPK 16-16-16 dengan dosis 500 kg/Ha, SP-36 dengan dosis 50-100 kg/Ha dan pupuk ZK 30-60 kg/Ha. Pupuk ZK ini sebagai pengganti pupuk KCL karena tanaman bawang merah sangat sensitif terhadap zat klorida pada pupuk KCL, sehingga jika diaplikasikan dapat mengakibatkan bawang NPK merupakan pupuk yang mengandung lebih dari satu unsur hara. Pupuk majemuk ini, mengandung dua unsur hara atau lebih (Novizan, 2002). Dengan persiapan tanah dan pemberian dosis pupuk NPK yang tepat maka diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi bawang merah. Hal ini dapat terlihat dengan peran pupuk mkthjyt.