Kesan yang saya peroieh ketika membaca buku tentang kecerdasan emosi ini adalah keinginan Goleman Imtuk pembaca bahwa keterampilan emosi dan dapat memberikan manfaat bagi umat manusia. Kita akan lebih bila dapat mengembangkan kecerdasan emosi karen a bila mengembangkan kecerdasan otak kita akan menghadapi kendala genetik. Stres kerja telah banyak dilakukan oleh berbagai penelitian di dunia industri. Stres telah menjadi bagian dari kehidupan manusia. Stres di tempat kerja adalah salah satu resiko utama psikososial di tempat kerja. Akhir-akhir ini hal tersebut menjadi fokus utama dari konselor, pengusaha, psikolog bahkan konselor. Goleman menyatakan kecerdasan emosional dapat dilihat dari kemampuan mengenal emosi diri, kemampuan mengelola emosi diri dengan tepat, kemampuan memotivasi diri, kemampuan mengenali emosi orang mukakan definisi tentang inteligensi, dian-taranya sebagaimana yang dikemukakan oleh Schindler, yaitu “jika inteligensia atau kecerdasan benar-benar terdiri dari sifat menjadi cerdas, maka ia akan mencakup, disamping hal-hal yang lain, orientasi dan pengatasan emosi secara cerdas pula” (John A.Schindler, 1995 :9). Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan ridho dan rahmat-Nya, sehingga dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul ’’ Pengaruh Kecerdasan Intelektual (Iq) Dan Kecerdasan Emosional (Eq) Terhadap Kemampuan Menghafal Al Qur’an Siswa Madrasah Aliyah Dipondok Pesantrenal Fatimiyah Banjaranyar Paciranlamongan ’’. 5. Bersyukur. Mereka yang memiliki kecerdasan emosional juga mampu menyadari akan pentingnya rasa bersyukur dan mampu berpikir positif setiap hari. Suatu penelitian yang dilakukan di University of California, Davis (UC Davis) melaporkan bahwa orang yang terbiasa bersyukur mempunyai hormon stress yang lebih rendah. Dan emosi dapat memberi indikasi apa yang terjadi dalam hati kita. Dengan berkata demikian, adalah penting untuk belajar menahan emosi daripada membiarkan diri kita diperbudak oleh emosi. Sebagai contoh, ketika kita merasa marah, adalah penting untuk berhenti, memahami bahwa kita sedang marah, memahami kenapa kita sedang marah, dan berperilaku ORBIT KEHIDUPAN. Bismillah Liat deh ayat ke 33 dari surat Al-Anbiya, Allah menyebutkan " malam dan siang, matahar i dan Bulan". Dalam Expektasi kita, biasanya klo ada Malam dan siang, di ikuti dengan kata Bulan dan matahari, sesuai dengan urutannya, ya nggak? Malam dan bulan dulu, baru siang & matahari di kata terakhir.. A. Deskripsi Teori Kecerdasan Emosional 1. Kecerdasan Emosional (Emotional Qoutient) a. Pengertian Kecerdasan Emosional Kecerdasan adalah mempertahankan pilihan yang tetap dalam kumpulan kapasitas global individu untuk berbuat menurut tujuannya secara tepat sehingga akan memperoleh tujuan yang diinginkan. 4). Kecerdasan emosional merupakan kemampuan untuk memahami dan bertindak bijaksana dalam menghadapi atau berhubungan dengan orang lain (Hariwijayana, 2006 : 7). Sedangkan Kecerdasan emosional Menurut Ary Ginanjar adalah sebuah kemampuan untuk mendengarkan bisikan emosi dan menjadikannya sebagai sumber informasi yang penting okPkP.