Dalamkesendiriannya, penyair tetap berjalan dengan penuh harapan. Kenangan masa silam serta keindahan di masa depan. Cafe De Slili Gunung Kidul Review Harga Menu Dan Lokasi Puisi senja sajak menjelang petang yang selalu menjadi tren penulis puisi. Puisi senja di pantai. Menarik siapapun ingin menikmatinya, meski momen itulah yang mengantarkan kita pada gelapnya malam. Puisi| Di Tepi Pantai . 21 Oktober 2017 14:05 Diperbarui: 21 Oktober 2017 14:11 1949 1 0 + Laporkan Konten. Laporkan Akun. Lihat foto Dokumentasi pribadi Duduk santai di tepi pantai. Camar menukik dengan lihai. Satu ikan terjepit paru menembus gelombang Inilah perjuang tidak akan membuat bimbang Sungailiat, 21/10/2017. Puisimatahari terbenam a setiawan. Yang dilukis tuhan sebagai buah keindahannya. Keindahan matahari terbit yang biasanya ditawarkan oleh biro jasa adalah penanjakan bromo lewat pasuruan, puncak b29 (taman nasional bromo tengger semeru) lewat lumajang dan malang, dan pantai sanur, bali. Tuhan ada di sini, duduk di tepi ruang tak terbatas. puisiombakdi pantaiombak dan pantaiombak di tepi pantaipuisi ombak di pantaipuisi ombak di tepi pantaipuisi ombak dan pantai#puisi #ombak #pantai #ombakdanp Videoperdana channel Titah Suara Alam berdurasi 6 menit di Pantai Saba, Gianyar, Bali, pukul 06.00 pagi.The first video of Titah Suara Alam (The Nature Soun 1 Ombak berderai di tepi pantai. 2) angin berembus lemah lembut. 3) puncak kelapa melambai-lambai. 4) di ruang angkasa awan bertabut. 5) burung terbang melayang-layang. 6) serunai berlagu alangkah terang. 7) bersuka raya bersenang-senang. 8) lautan haru hijau terbentang. Karya: Amir Hamzah. Larik yang memiliki imaji auditif terdapat pada nomor Puisiini mendeskripsikan suasana pantai dengan diksi yang sangat apik. Padu padan kata sungguh enak didengarkan PuisiOmbak Di Pantai Puisi Ombak Menghempas Di Atas Batu Debur Ombak Yang Mengucapkan Rindu Memecah Di Tepi Pantai, Angin Berhembus Lembah Lembut. 1. Ombak Laut Yang Kurindu. Kalau engkau bertanya rindu, Rinduku tak pernah pudar. Bahkan ia tumbuh seperti pohon Yang terus mengakar. Diombak yang setinggi bahu. Di cuaca mendung. Di arah angin yang tak menentu. Yang hanya memberikan kesejukan. Yang hanya memberikan ketenangan. Di antara warna langit yang biru terang. Dengan cahaya lautan biru jadi pantulan. Akan indahnya senja biru di waktu siang. Baca Juga: [PUISI] Puisi dalam Secangkir Kopi. CERMATIPUISI BERIKUT! Ombak memecah di tepi pantai. Angin berhembus . Puncak kelapa melambai-lambai. Di ruang angkasa awan bergelut. Majas yang digunakan dalam puisi di atas adalah . A. personifikasi. B. hiperbola. C. metafora. D. simile ANCx6i. Puisi Ombak adalah sebuah karya sastra yang memikat hati dan mengajak jiwa merasakan pesona yang memukau dari pergerakan ombak di tepian samudera. Dalam dunia puisi ini, ombak menjadi metafora yang mengekspresikan kekuatan dan keindahan alam semesta. Setiap hentakan dan gerakan ombak terasa mengalun seperti melodi yang tak terlupakan, memainkan simfoni rahasia kehidupan. Sajak ini menyoroti pesan-pesan mendalam yang disampaikan oleh ombak, mengajak kita untuk merenung tentang perjalanan hidup, keteguhan, dan kedalaman yang ada dalam lautan kehidupan ini. Puisi Lainnya Puisi Kepemimpinan Puisi Tentang Rindu Yang Terpendam Puisi Kesendirian Puisi Ombak Keindahan yang Memukau di Tepian Samuderaā€œGelombang Rinduā€ā€œKeajaiban Ombakā€ā€œMenari Bersama Ombakā€ā€œOmbak Penuh Misteriā€ā€œMelodi Ombak Samuderaā€ Puisi Ombak Keindahan yang Memukau di Tepian Samudera Dengan segala keagungan dan misterinya, puisi ini menjelma menjadi suatu pengalaman yang tidak terlupakan bagi jiwa yang tenggelam dalam kata-kata puitisnya. Berikut 5 puisi ombak yang bisa kalian nikmati. ā€œGelombang Rinduā€ Di tepian pantai yang luas Gelombang-gelombang menderu Membawa pesan rindu yang tak terucap Dalam irama samudera yang biru Setiap ombak, sebuah kisah tersimpan Mengalun lirih, membelai pasir pantai Menyapa jiwa yang merindu Mengisahkan cinta yang tak pernah mati Gelombang-gelombang berdansa dengan indah Mengguncang hati yang terhanyut dalam kerinduan Seperti memanggil, mengajak untuk berlayar Menyusuri lautan hati yang tak terbatas Di antara tiap deburan ombak Tersembunyi rindu yang terpendam Seperti luka yang tak kunjung sembuh Namun tetap memancarkan keindahan Gelombang rindu membawa kisah kita Seperti lagu lama yang tak pernah pudar Merangkai kenangan di setiap naungan senja Menyelimuti hati yang terpaut oleh cinta Keterangan Puisi ā€œGelombang Rinduā€ menggambarkan keindahan ombak dan sejauh mana kekuatan dan daya tariknya dalam membangkitkan perasaan rindu. Ombak menjadi metafora bagi perasaan yang mendalam dan tak terucapkan, yang mampu menghanyutkan hati ke dalam lautan kerinduan yang tak terbatas. Puisi ini menekankan pesan tentang keabadian cinta dan keindahan yang tersembunyi di balik gelombang ombak. ā€œKeajaiban Ombakā€ Ombak berderap di lautan biru Menghadirkan keajaiban yang nyata Seperti tarian yang tiada tara Menggelitik hati, menyentuh jiwa Dengan gemulai mereka bermain Menari di atas permukaan air Gelombang-gelombang yang bergemuruh Menghipnotis hati yang tengah terpaku Mereka membawa pesan keabadian Dalam setiap loncatan mereka yang megah Menyapa langit, menyapa bintang-bintang Menyelipkan pesona yang tak terkira Ombak memancarkan kekuatan yang dahsyat Menggerus batu-batu, merobek pantai Namun kelembutan mereka pun tak tergantikan Mengusap pasir dengan lembut dan penuh cinta Keajaiban ombak tiada tara Sebagai perwujudan keindahan alam Mengajarkan kita tentang kebesaran Sang Pencipta Yang mempersembahkan kehidupan yang penuh warna Keterangan Puisi ā€œKeajaiban Ombakā€ menggambarkan pesona dan keindahan ombak di lautan. Puisi ini mengungkapkan bagaimana ombak bisa menjadi sumber keajaiban yang nyata, seperti tarian yang menakjubkan dan pesan keabadian yang disampaikan melalui loncatan dan gerakan mereka. Meskipun memiliki kekuatan yang dahsyat, ombak juga memiliki kelembutan yang tak tergantikan saat menyentuh pasir. Puisi ini mengajak kita untuk menghargai dan merenungkan kebesaran Sang Pencipta yang mempersembahkan kehidupan yang penuh warna melalui keajaiban ombak. ā€œMenari Bersama Ombakā€ Di tepian pantai yang luas terbentang, Aku menemukan irama dalam gerak ombak, Mereka datang dan pergi, berdansa lembut, Seperti penari yang anggun dan cantik. Gelombang-gelombang menjilati bibir pasir, Berbisik rahasia alam yang tak terucap, Menghanyutkan beban dalam suara desir, Mengajakku ikut dalam perjalanan yang tak tergapai. Menari bersama ombak, ku rasakan kebebasan, Dalam tiap langkah mereka, ada keajaiban, Di antara riak-riak air yang berkilau, Aku temukan kedamaian yang tak ternilai. Dengan lembut mereka membelai kakiku, Seperti kasih sayang yang tak terhingga, Mengajakku terbang dalam impian-impian, Menyentuh bintang-bintang di langit yang bercahaya. Menari bersama ombak, di tepi senja, Mengagumi cahaya jingga yang memukau, Menghadirkan keindahan yang tak terlukiskan, Seperti lukisan abadi dalam hatiku. Ombak mengajarkan tentang kesederhanaan, Tentang bagaimana hidup yang indah dan fana, Mereka mengalir dalam takdir yang abadi, Seperti puisi yang terus mengalun dalam jiwa. Keterangan Puisi ā€œMenari Bersama Ombakā€ menggambarkan pengalaman penulis saat berada di tepian pantai yang luas. Puisi ini menciptakan gambaran tentang ombak yang bergerak seperti penari anggun dan cantik. Penulis merasakan kebebasan dan kedamaian saat menari bersama ombak, dan melalui pengalaman tersebut, penulis menggambarkan keajaiban alam dan keindahan yang tak terlukiskan. Puisi ini juga mengajarkan tentang kesederhanaan hidup dan keabadian dalam aliran ombak yang terus berlanjut, seperti puisi yang mengalun dalam jiwa penulis. ā€œOmbak Penuh Misteriā€ Derasnya ombak menggulung di lautan, Memecah keheningan malam yang kelam. Dalam kegelapan, mereka bergerak dengan gagah, Menghantarkan pesan-pesan yang tersembunyi. Mereka datang dan pergi dengan misteri, Seperti cerita yang tak terucap di balik kabut. Mengibarkan rahasia yang tersembunyi dalam relung hati, Mengajak kita dalam petualangan yang tak terlupakan. Ombak menggoda dengan pesonanya yang liar, Memanggil kita ke tepian yang tak terjangkau. Mereka menyapa dengan suara yang menyentuh jiwa, Mengajak kita berdansa dengan kesunyian malam. Ombak adalah penyaksi sejuta kisah, Mengisahkan perjalanan para pelaut yang berani. Dalam goyangan mereka terdapat pesan-pesan rahasia, Yang hanya bisa dipahami oleh hati yang tulus. Ketika mentari terbenam di ufuk barat, Ombak berbisik dengan suara yang lembut. Mengajak kita merenung dalam ketenangan, Dan memahami bahwa hidup ini penuh misteri. Keterangan Puisi ā€œOmbak Penuh Misteriā€ menggambarkan kekuatan dan pesona ombak di lautan yang menghadirkan misteri dan pesan-pesan tersembunyi. Puisi ini mengajak pembaca untuk merenung tentang daya tarik dan keindahan ombak yang tak tergoyahkan. Pada saat yang sama, puisi ini mengajak pembaca untuk memahami bahwa kehidupan ini sendiri penuh misteri yang hanya bisa diungkap oleh hati yang tulus dan melalui perjalanan yang penuh petualangan. ā€œMelodi Ombak Samuderaā€ Di tepian pantai, di atas pasir yang halus, Ombak samudera menari dengan indah, Menghentak dengan kuat, mengalun lembut, Menyampaikan pesan dalam melodi yang agung. Dengarlah, oh manusia, melodi ombak samudera, Mereka bercerita tentang kehidupan yang berkecamuk, Tentang liku-liku perjalanan hidup yang berliku, Dan tentang kekuatan yang mengalir dalam keabadian. Melodi ombak samudera, seperti lagu tak berakhir, Mengisi hati dengan ketenangan yang tak terhingga, Mengajak kita merenung, menggenggam kehidupan, Dan merasakan kedalaman rahasia semesta yang tak tergenggam. Di setiap gerakan ombak yang menjulang tinggi, Tersembunyi pesan-pesan dari alam yang misterius, Ia mengajar kita tentang keteguhan dan kepasrahan, Dan bahwa kehidupan itu sendiri adalah lautan yang tak terduga. Lihatlah, oh manusia, samudera yang luas, Sebuah perwujudan kebesaran dan kekuasaan Tuhan, Dalam melodi ombak, terdapat keajaiban yang tak terhingga, Menggugah jiwa, mengiringi langkah dalam kehidupan. Keterangan Puisi ā€œMelodi Ombak Samuderaā€ menggambarkan keindahan dan kekuatan ombak samudera yang menari di tepi pantai. Melalui melodi yang dibawakan ombak, puisi ini mengajak pembaca untuk merenung tentang kehidupan yang penuh liku-liku dan keajaiban yang tersembunyi di dalamnya. Puisi ini juga menggambarkan ombak sebagai simbol kebesaran Tuhan dan mengajak manusia untuk mengambil hikmah dari alam semesta yang luas dan tak terduga. Oleh *** Baca berita update lainnya di Google News Kita memahami bahwa puisi alam adalah puisi yang bertemakan tentang puisi yang berbicara tentang laut, matahari, angin, gunung, pantai, sawah, ladang,, dan lain Angin lautPencipta KuntowijoyoPerahu yang membawamutelah kembalientah ke manaangin laut mendorongnya ke ujung duniaEngkau tidak mengerti jugaDuduklahpulang dan engkaumereka berdiri di pantaimenantikanbarangkaliseseorang akan datang dan menebak teka-teki itu...Prof. Dr. Kuntowijoyo ma adalah seorang budayawan, sastrawan, dan sejarawan dari Indonesia. Beliau dilahirkan pada 18 September 1943 di Bantul , Jogjakarta. Beliau meninggal pada 22 Februari 2005 di kota yang bisa dikatakan seorang budayawan yang serba bisa. Tulisan-tulisannya sangat mendalam misalnya dalam bidang sejarah maupun serba bisa maka kuntowijoyo memiliki karya dibidang cerpen, novel, puisi, hingga drama. Selain itu beliau juga memiliki analisis yang kuat di bidang sosial politik ekonomi budaya, sejarah, hingga agama SAJAK MATAHARIPengarang RendraMatahari bangkit dari permukaan samodra keluar dari mulutku,menjadi pelangi di keluar dari jidatku,Wahai kamu, wanita miskin !kakimu terbenam di dalam harapkan beras seperempat gantang,dan di tengah sawah tuan tanah menanammu !Satu juta lelaki gundulkeluar dari hutan belantara,tubuh mereka terbalut lumpurdan kepala mereka berkilatanmemantulkan cahaya mereka menyalatubuh mereka menjadi baradan mereka membakar adalah cakra jinggayang dilepas tangan Sang menjadi rahmat dan kutukanmu,ya, umat manusia !..WS Rendra adalah penyair, dramawan, aktor, dan sutradara teater berkembangsaan dikenal baik oleh bangsa Indonesia. WS Rendra dijuluki dengan si burung merak. Bakat sastranya sudah terlihat semenjak dia duduk di bangku Rendra seringkali menulis puisi, cerpen, drama, untuk keperluan teater nya pun terlihat manakala beliau tampil di panggung. Karya-karyanya tidak hanya dikenal di dalam negeri, akan tetapi juga di luar negeri. Bahkan beberapa karyanya telah diterjemahkan ke dalam bahasa India, Jepang, Inggris, Belanda dan kumpulan puisi dan sajak nya adalah titik 2 balada orang-orang tercinta, Blues untuk Boni, kumpulan sajak, sajak-sajak sepatu tua, nyanyian orang urakan, disebabkan oleh angin, dan perempuan yang SETELAH HUJANPencipta Cahya AWAwan kelabu telah pergiSuara guntur yang menggelegar telah berhentiRintik air dari langit tak lagi turunTanah yang kering telah menjadi becekTumbuhan yang layu telah subur kembaliSungai yang kering terisi kembaliBinatang – binatang yang kebasahan mulai mengeringkan tubuhnyaPohon – pohon mulai menyerap air yang jatuh dari langit dengan ujung akarnyaItulah keadanmu setelah hujanSemoga tetap begitu selamanyaDemi keselamatan umat manusia..Cahya aw tidak terlalu dikenal sebagai seorang sastrawan. Mungkin dia adalah seorang blogger yang menuliskan puisi-puisinya di demikian, karya-karyanya sangatlah bagus dan indah. Salah satunya adalah puisi "hutan setelah hujan".Dalam puisi diatas, Cahya aw bisa menggambarkan alam dengan demikian indahnya. Para pembaca seolah-olah bisa turun langsung ke alam dan merasakan lumpur, basahnya hujan, baunya tanah, dan menatap Haris Rahmat NugrahaBergulung-gulung ombak dilautBerkejar memecah di tepi pantaiMelemparkan karang,dan aneka keong IndahYang mati,dari dasar lautanDeburan ombak terdengar tiada hentiSeolah memberi pesan kepada kitaBahwa Tuhan Maha PenyayangTak pernah berhenti memberkati kita..Pencipta puisi diatas adalah Haris Rahmat Nugraha. Seperti Cahya aw, Haris Rahmat Nugraha juga bukanlah nama yang dikenal dalam dunia sastra. Namun berkat teknologi, dunia internet yang begitu maju, setiap orang bisa menumpahkan idenya. Salah satunya melalui puisi seperti yang ditulis oleh Harris Rahmat Nugraha yang berjudul "ombak", menggambarkan suasana di pantai. Dan lebih khusus mengenai ombak yang menghiasi pantai diceritakan bagaimana karakteristik ombak yang selalu bergulung-gulung, berkejaran, pecah di tepi pantai, dan melemparkan berbagai hewan amanat yang terdapat dalam puisi tersebut adalah agar kita menyadari bahwa rahmat Tuhan tidak akan pernah berhenti sebagaimana ombak yang tidak pernah berhenti GUNUNG KITAPencipta Ade SulaimanGunung-gunung menjulang tinggiDi sinari oleh sang mentariSeperti bidadari yang cantikTapi sekarangKeindahan itu telah hilangKarena ulah para manusia rakusOh.........tuhan tolongAgar aku bisa mekihatKeindahan yang hilang ituKembali..Pengarang atau pencipta dari puisi yang berjudul "nasib gunung kita" adalah Ade Sulaiman. Puisi alam di atas tidak menceritakan tentang keindahan. Melainkan tentang kerusakan alam yang diakibatkan oleh manusia itu bait pertama Ade Sulaiman menggambarkan bagaimana indahnya gunung yang tinggi laksana tetapi kegiatan manusia telah membuat gunung tersebut hilang. Mungkin diambil pasir atau batu-batuan nya. Sehingga kecantikan dari gunung tersebut sirna. . Majas adalah gaya bahasa figuratif yang membandingkan atau menyamakan sesuatu dengan yang lain. Majas juga bisa berfungsi sebagai alat untuk mengkiaskan. Secara garis besar majas dibagi menjadi 4 jenis. Pembagian ini berdasarkan fungsinya. 1. Majas Perbandingan; 2. Majas Pertentangan; 3. Majas Sindiran; 4. Majas Penegasan. Dari ke empat macam majas tersebut, lahirnya macam-macam majas yang lain. Mungkin kita sering mendengar majas personifikasi, majas metafora, majas hiperbola, Metonimia, simile, alegori, dan lainnya. Semua majas tersebut sebetulnya masuk ke dalam empat majas utama. Fungsinya adalah untuk membandingkan, mempertentangkan, menyindir, atau menegaskan sesuatu. Pada kesempatan kali ini kita akan mengenal macam-macam majas yang digunakan dalam puisi. Tentunya disertai dengan berbagai contoh puisi. Didalamnya juga kita akan mempelajari pengertian setiap majas. Sehingga lebih memudahkan kita untuk memahaminya. Majas Perbandingan Majas perbandingan adalah majas yang digunakan untuk memperbandingkan dua hal yang berbeda yang gunanya menekankan atau menguatkan kesan. Majas perbandingan terdiri dari Asosiasi atau perumpamaan Metafora Personifikasi Alegori Simbolik Metonimia Sinekdoke Simile Itulah macam-macam dari majas perbandingan. Berikutnya kita akan mempelajari atau menemukan majas perbandingan di dalam puisi. 1. Asosiasi atau Perumpamaan Majas asosiasi adalah majas yang membandingkan dua hal yang hakikatnya nya berbeda namun dianggap sama. Ciri khas dari majas asosiasi atau perumpamaan adalah penggunaan kata-kata yang memperbandingkan. Seperti bagaikan, laksana, seperti, seumpama, dll. Contoh Semangat yang begitu keras bagaikan baja. Kulitnya sangat halus seperti sutra. Contoh puisi yang menggunakan majas perbandingan asosiasi atau perumpamaan. Kau Kau bagaikan angin Mengalun lembut di sela hatiku Berdesir bagai semilir Menyejukkan jiwaku. Kau bagaikan air Menetes lembut ke lantai jiwa Membasahi kemarau panjang Menghidupkan bunga yang layu. Kau bagaikan mentari Menyinari hidupku Menghangatkan dengan cahaya Memberiku hidup penuh warna. 2. Majas Metafora Majas metafora adalah majas yang membandingkan dua hal secara langsung dengan perbandingan analogis. Perbandingan tersebut sebagai gambaran hakikat karena adanya persamaan. Contoh Anak kecil itu menjadi tulang punggung keluarganya. Bintang kelas itu selalu dicintai oleh guru dan teman-temannya. Perusahaan itu mesin uang yang tak pernah habis. Contoh majas metafora dalam puisi. Bintang Kau bercahaya Kau disuka Kau dicinta Kaulah bintang di hatiku. Terus-lah bercahaya Agar terang suasana Menghiasi jiwa Dengan rasa gembira. 3. Majas Personifikasi Majas personifikasi adalah majas yang membandingkan benda mati dengan manusia, seolah-olah bisa melakukan aktivitas sebagaimana manusia. Contoh Ombak berkejaran di tepi pantai. Angin menyentuh bunga-bunga itu. Langit muram sekali di pagi ini. Dedaunan bergoyang saat angin menerpa. Berikut ini contoh majas personifikasi dalam puisi. Ombak Di Tepi Pantai Di Pagi yang sangat indah Di tepi pantai yang ceria Kulihat ombak datang Berkejar-kejaran dari lautan. Ia menggulungkan diri Lalu pecah di alam sunyi Menghempas di bebatuan Menari penuh keindahan. 4. Majas Alegori Majas alegori adalah majas perbandingan yang bertautan satu dan yang lainnya dalam kesatuan yang utuh. Majas ini seringkali digunakan dalam bentuk cerita. Di dalamnya terdapat banyak ibarat atau perumpamaan. Contoh Rumah tangga ibarat perahu di lautan. Ia harus siap menghadapi badai dan gelombang. Jangan sampai rapuh ataupun tenggelam. Berikut ini merupakan contoh puisi yang memiliki majas alegori. Impian Impian seseorang ibarat sebuah piala. Ia bukanlah hadiah yang diberikan cuma-cuma. Tetapi piala yang harus diperjuangkan sekuat tenaga. Maka jadilah prajurit untuk impianmu. Yang tak lelah berjuang. Yang kalah pun berpantang. Dan setiap perjuangan adalah kebahagiaan. Ketika tenaga kita tumpah; ketika rintangan menghadang - semua itu adalah kebahagiaan bagi prajurit impian. 5. Majas Simbolik Majas simbolik adalah gaya bahasa yang membandingkan sesuatu dengan simbol tertentu. Simbol tersebut biasanya menggunakan benda atau binatang atau tumbuhan. Misalnya singa untuk menyimpulkan lelaki yang kuat . Atau warna putih menyimbolkan untuk menyimpulkan kesucian. Sedangkan bunga biasanya dipakai untuk menyimbolkan keindahan atau wanita. Berikut ini contoh puisi yang mengandung majas simbolik. Kusangka Kusangka bunga masih berseri Rupanya banyak kumbang yang hinggap Hilang harum serta wangi Bunga layu di tangkai tua. Kusangka bunga putih bersih Ingin kusunting penghias jiwa Rupanya kumbang merusak sudah Bunga layu ditinggalkan dia. 6. Majas Metonimia Majas metonimia adalah majas yang mengambil satu bagian tertentu untuk menggantikan benda tersebut. Misalnya dengan menyebut merk secara langsung. Contoh Ia pulang kampung dengan menggunakan Yamaha bututnya. maksudnya motor merk yamaha. Kami berangkat ke Padang dengan Garuda. maksudnya, menggunakan pesawat Garuda. Berikut ini contoh majas metonimia dalam puisi. Kota Pengap sekali udara Mengepul kotor polusi Dari yamaha, honda, toyota, dan binatang kota lainnya. Manusia telah kehilangan Rasa keinsanannya. Mereka dibangunkan beker, Diatur oleh jadwal, Dan hidup untuk bekerja. 7. Majas Sinekdok Majas sinekdok adalah majas yang menyebutkan sebagian untuk menggantikan benda secara keseluruhan atau sebaliknya. Contoh Final badminton mempertemukan Indonesia dengan Malaysia. Singapura menentukan nasibnya dalam pemilihan raya. Batang hidungnya belum juga kelihatan. Sekarang saatnya menemukan contoh majas sinekdok dalam puisi. Malam Di Desa Malam telah menurunkan Jubah hitamnya berhias gemintang. Dan alampun mulai sunyi Seolah ditelan oleh kesenyapan. Telah terpejam Seluruh mata insan. Telah bernyanyi Hewan-hewan di belantara hutan. Malam telah meninabobokan Segenap insan di peraduan. 8. Majas Simile Simile atau ibarat adalah salah satu majas dalam bahasa Indonesia. Simile adalah majas yang membandingkan sesuatu hal dengan hal yang lainnya dengan menggunakan kata penghubung atau kata pembanding. wiki. Jadi, majas simile merupakan majas perumpamaan. Pada majas simile perumpamaan dinyatakan secara terbuka, misalnya dengan menggunakan kata-kata seperti, bagaikan, laksana. Contoh Jalanmu sangat lambat seperti kura-kura. Cuacanya dingin seperti di kutub saja. Dia keras kepala seperti batu. Si kembar itu bagaikan pinang dibelah dua. Mari kita perhatikan majas simile dalam puisi. Usia Bagaikan sehelai daun Menua di tangkai sana Kering kerontang Hilang kesegarannya. Lalu jatuh perlahan Hanya terkena hembusan angin. Usia bagaikan daun tua Yang diterpa dingin udara Ke tanah dia berada Membusuk, terlepas dari tangkainya. 2. Majas Pertentangan Majas pertentangan adalah gaya bahasa figuratif yang menyatakan pertentangan dengan tujuan untuk memberikan kesan dan pengaruhnya kepada pembaca atau pendengar. Dengan majas pertentangan, sebuah pesan akan tersampaikan dengan pengaruh yang lebih besar. Majas pertentangan terdiri dari 4 jenis 1. Majas Paradoks 2. Majas Litotes 3. Majas Hiperbola 4. Majas Antitesis Untuk memahami penggunaan majas pertentangan , baik dalam kalimat maupun puisi, marilah kita pelajari dengan lebih seksama. 1. Majas Paradoks Majas paradoks adalah majas yang menyatakan pertentangan antara pernyataan dengan fakta. Contoh kalimat Banyak sekali orang yang miskin di negeri yang kaya ini. Di tengah keramaian kota ini, hatinya benar-benar merasa kesepian. Di tengah hujan dingin itu, hatinya merasa hangat oleh kenangan. Di bawah ini contoh majas paradoks dalam puisi. Sedih Oh betapa cantiknya dirimu Bersanding di pelaminan Yang penuh dengan keindahan. Oh betapa manisnya senyummu Yang menghiasi bibir Di tengah para tamu undangan. Oh betapa bahagianya Pancaran wajahmu Yang bercahaya sangat menawan. Tapi hatiku sedih di tengah kebahagiaan. Hatiku sepi di tengah keramaian. Hatiku patah di tengah keceriaan. mengapa ? Mengapa? Bukan diriku yang bersanding denganmu. 2. Majas Litotes Majas litotes adalah majas yang mengungkapkan sesuatu dengan cara berlawanan dari kenyataan, dengan mengecilkan sesuatu tersebut dengan tujuan merendahkan diri. Contoh kalimat Mampirlah ke rumah saya yang sederhana. Kenyataannya rumahnya mewah Saya sih orang bodoh kurang paham masalah itu. Kenyataannya ia orang yang pandai Makanlah seadanya hanya dengan nasi dan garam. Kenyataannya makanan beraneka macam Saya hanya seorang kuli saja. Kenyataanya Ia bekerja di perusahaan besar Contoh Puisi Gadis Desa Aku ingin jatuh cinta Kepada seorang gadis desa. Cintaku akan sangat sederhana Seperti bunga-bunga yang mekar di sana. Yang memberi sekedar warna Agar hari-hari tampak ceria. Atau sekedar memberi aroma Agar segar penjuru udara. Cintaku padanya Adalah cinta yang sederhana. Seperti dedaunan Yang menguncup di waktu senja. Dan mekar kembali nanti Ketika datang waktu pagi. Tak ada yang istimewa Aku hanya ingin bersamanya Menghabiskan waktu Di rumah yang sederhana. Yang halamannya Penuh dengan bunga-bunga, Berwarna kuning, putih, dan merah. Ada juga setangkai anggrek Yang menggantung di antara dahan pepohonan. Aku hanyalah pemuda desa Yang ingin jatuh cinta Pada gadis desa Dengan cinta yang sederhana. 3. Majas Hiperbola Majas hiperbola adalah gaya bahasa yang melebih-lebihkan sesuatu dari kenyataan. Contoh kalimat Real Madrid baru saja menghancurkan Barcelona. Ia tenggelam dalam kesedihan. Dani tak peduli meskipun harus menyebrangi lautan. Toni bekerja keras, membanting tulang demi keluarga. Harga bahan makanan terus melambung tinggi. Sedih Masa mudaku telah berlalu Usiaku hampir habis Waktu senja telah datang Tak lama lagi mungkin pulang. Kini penyesalan baru terasa Untuk segenap bernama dosa Tergenang diriku dalam kubangan; Kubangan kemurkaan. 4. Majas Antitesis Majas antitesis adalah gaya bahasa yang menggunakan kata berlawanan. Contoh dalam kalimat Tua muda, besar kecil, semuanya larut dalam perayaan itu. Orang kota, orang desa, semuanya merasakan bahagia. Orang pandai, orang bodoh, semuanya pernah menderita. Segalanya Segalanya kuserahkan pada-Mu Hidupku, matiku, ibadahku. Kepada-Mu kuhadapkan wajahku Kuserahkan pada-Mu masalahku Kuletakan kepada-Mu bebanku. Aku beriman kepada-Mu Berharap pada surga-Mu Berlindung dari neraka-Mu. 3. Majas Sindiran Majas sindiran adalah majas yang digunakan untuk menyindir baik secara langsung maupun tidak langsung. Majas sindiran terdiri dari 3 jenis, yaitu Ironi Sinisme Sarkasme Biasanya orang akan menggunakan tiga majas tersebut untuk menyindir. Majas Ironi Majas ironi merupakan majas untuk mengungkapkan sindiran dengan menggunakan pertentangan di dalamnya. Contoh kalimat dengan majas ironi. Ini dia murid teladan. Jam segini baru datang. Jakarta sangat indah dengan sampah-sampahnya. Suaramu sangat merdu seperti kodok di musim hujan. Kita bisa menemukan puisi yang mengandung majas Ironi pada puisi karya Taufik Ismail. Salah satu puisi Taufik Ismail yang menggunakan majas ironi adalah ā€œMalu Aku Jadi Orang Indonesia.ā€ Berikut ini sedikit petikan dari puisi karya Taufik Ismail. Di negeriku yang didirikan pejuang religius Kini dikuasai pejabat rakus Kejahatan bukan kelas maling sawit melainkan permainan lahan duit Di negeriku yang dulu agamis Sekarang bercampur liberalis sedikit komunis Ulama ulama diancam karena tak punya pistol Yang mengancam tinggal dor Majas Sinisme Sinisme merupakan salah satu majas sindiran yang mengungkapkan sindiran secara langsung. Contoh kalimat bermajas sinisme Rasanya ingin muntah kalau ingat kelakuanmu. Majas Sarkasme Majas sarkasme adalah gaya bahasa yang dipakai oleh orang-orang yang marah tanpa kendali emosi. Contoh kalimat Muntah aku kalau ingat dia! Masakannya ngga enak. Kasihan lidahku kalau dipakai mencicipinya. Percuma saja pendidikan S2. Mengerjakan tugas seperti itu tidak becus. Mukanya benar-benar menyebalkan. 4. Majas Penegasan Majas penegasan adalah gaya bahasa figuratif yang menggunakan kata-kata atau makna berulang untuk memberi penekanan. Majas penegasan terdiri dari Pleonasme Repetisi Paralelisme Tautologi Klimaks Antiklimaks Retorik Majas Pleonasme Majas pleonasme adalah majas yang menambahkan informasi tambahan pada informasi yang sudah jelas. Fungsinya adalah untuk menguatkan informasi yang sudah ada. contoh Mereka mendaki ke atas bukit tersebut. Mereka mendaki ke bukit tersebut Ia turun ke bawah. informasi tambahan - ke bawah. Saya melihatnya dengan mata saya sendiri. informasi tambahan - dengan mata saya sendiri Bromo Menanjak terus ke atas Tinggi menjulang menyentuh awan Berdiri tegak dengan gagah Bromo, engkau sungguh mempesona. Wajahmu menyimpan rindu Yang kau taburkan ke hati kami Pesonamu menggugah jiwa Betapa indah engkau dicipta. Majas Repetisi Majas repetisi adalah majas yang menggunakan pengulangan kata atau makna. Contoh Engkaulah yang kurindu, kucinta, dan kusayang. Aku akan terus bekerja, bekerja, dan bekerja agar dapat membeli mobil Alphard. Aku sudah memaafkanmu. Tapi kamu mengulangi, mengulangi, dan mengulanginya lagi. Yang diingat hanyalah istrinya, istrinya, dan istrinya saja. Gadis Manis Dialah gadis manis Yang berwajah teduh Berwajah manis Berwajah anggun. Hatinya baik Menolong sesama Tanpa pernah meminta Tuk memuji dirinya. Majas Paralelisme Majas paralelisme adalah gaya bahasa yang mengulangi makna yang saling berkaitan. Contoh puisi yang menggunakan majas paralelisme. Cinta adalah pengertian Cinta adalah pengorbanan Cinta adalah perjuangan Cinta adalah kebahagiaan. Di mana ada cinta Di situ ada rindu. Di mana ada cinta Di situ ingin bertemu. Di mana ada cinta Di situ debar di dada. Di mana ada cinta Di situ ada gejolak rasa. Majas Tautologi Tautologi adalah gaya bahasa yang mengulang satu kata untuk menegaskan maksud. Atau kata yang memiliki kesamaan makna. Contoh kalimat Bukan, bukan, bukan dia yang kucintai. Tapi kamu yang kucintai. Dia, dia, dia, dia saja yang ada di kepalamu. Sudah semestinya suami istri itu saling mencintai, menyayangi, dan mengasihi. Di bawah ini contoh puisi yang mengandung majas tautologi. Rindu Malam pun tak bisa menghentikan Bagaimana meredam hentakan Dada yang berdebar-debar. Dia, yang kucinta Dia, yang kurindu Dia, dia, dia, hanya dia yang mampu mencuri hati ini. Klimaks Majas klimaks adalah majas yang menyatakan beberapa hal secara berturut-turut dengan susunan semakin tinggi. Contoh kalimat Rapat hari ini dihadiri karyawan, manajer, dan direktur utama. Ia membagikan hadiah untuk adik, kakak, ayah, dan ibunya. Berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, ia masih menunggunya. Sekarang marilah kita menemukan contoh majas klimaks dalam bait puisi. Setiap pagi, setiap siang, setiap malam, namamu menghiasi dinding jiwaku. Ketika menulis puisi inipun Namamu menjadi jiwa Yang memberi nafasnya. Majas Antiklimaks Majas antiklimaks merupakan gaya bahasa yang menyebutkan beberapa hal secara hirarki dengan urutan yang menurun. Contoh kalimat Anak presiden, anak menteri, anak orang kaya, anak orang kere, kalau bersalah tetap harus dihukum. Orang tua, remaja, hingga anak-anak menyukai seni puisi. Yang lahir tahun 70-an, 80-an, hingga 90-an mengenal bintang film itu. Di bawah ini contoh penggunaan majas antiklimaks dalam puisi. Aku turun Dari puncak, ke lereng, ke lembah. Menyaksikan sungai yang indah, Dengan pemandangan begitu megah. Majas Retorik Retorik merupakan majas yang menggunakan pertanyaan tanpa perlu jawaban. Tujuannya adalah menegaskan, menyindir, atau menggugah. Contoh kalimat Siapa yang tidak tahu dengan presiden kita? Kata siapa orang sukses hanya bermodal kerja keras? Demikian artikel tentang macam-macam majas baik untuk puisi maupun contoh kalimat.